Tidaklah perlu lagi bagi seseorang untuk membuat cara baru dalam agama atau mencari ibadah-ibadah lain yang mana hanya akan mendapatkan kesia-siaan lebih-lebih menjadikannya sebuah kesesatan. Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Barang siapa yang membuat perkara baru dalam urusan agama yang tidak ada sumbernya maka tertolak.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dikarenakan tidak adanya tuntunan tentang mengadakan acara ritual secara islami, maka sebaiknya bila kita mengunjungi tempat-tempat sakral harus senantiasa bertafakur yang dilandaskan pada firman Allah SWT seperti dikutip pada ayat berikut :


الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَى جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ (QS:Ali Imran ayat 191)
Artinya :
(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.

Chitika

Rabu, 24 Agustus 2011

PABLENGAN

Objek wisata sapta tirta pablengan terletak di desa pablengan, kec.matesih ditepi jalan antara karangpandan menuju astana mengadeg girilayu sekitar 20km dari kota karanganyar.
Menurut catatan sejarah merupakan pemandian bersejarah peninggalan kerajaan mangkunegaran surakarta.
Di dalam komplek ini terdapat juga bangunan sakral berupa pemandian terbuka peninggalan "Mangkunegara VI" yang memiliki 6 kamar mandi.
Tempat ini sering disebut sebagai PEMANDIAN KEPUTREN yang hingga kini masih tetap ramai dikunjungi para peziarah terutama mereka yang akan melakukan hajat tardisi-tradisi ke makam raja-raja maupun ke petilasan leluhur yang bersemayam di lereng gunung lawu. Selain pemandian keputren, disini terdapat 7 buah sumber air alam yang mengeluarkan air yang memiliki kandungan mineral dan fungsi yang berbeda-beda, sehingga boleh dikatakan pemandian sapta tirta merupakan sebuah keajaiban alam.
Pemandian Keputren

Tujuh Sumber Air Alami di Pablengan:

1. Sumber air bleng
Airnya digunakan sebagai bahan pembuatan karak/krupuk.


2. Sumber Air Hangat
Airnya dipercaya untuk mensucikan badan, sekaligus dapat mengobati berbagai penyakit kulit, gatal-gatal, dan rematik


3. Sumber Air Kasekten
Airnya dipercaya bisa menambah kekuatan dan mensucikan badan.


4. Sumber Air Hidup
Airnya digunakan untuk membasuh muka agar seseorang dapat awet muda dan nampak cantik penampilannya.


5. Sumber Air Mati
Airnya selalu tidak bertambah maupun berkurang. (Jangan pernah digunakan dalam aktifitas apapun, bail itu untuk cuci muka, mandi ataupun diminum)


6. Sumber Air Soda
Airnya diminum dengan rasa soda alami dan dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit dalam seperti ginjal, TBC, liver, gula dsbg


7. Sumber Air Urus-urus
Airnya digunakan untuk memperlancar buang air besar/pencuci perut






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar